Minggu, 08 November 2015

#SIP CBIS (Computer Base Information System)

Artikel ini akan membahas mengenai CBIS atau sistem informasi berbasis komputer.


      Namun kita harus tahu dulu apa itu sistem informasi berbasis komputer. Ada tiga definisi sistem informasi menurut para ahli.
            Menurut Laudon dan Laudon (2010) Sistem Informasi merupakan komponen yang saling bekerja sama untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan dan menyebarkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, pengendalian, analisis masalah dan visualisasi dalam sebuah organisasi.
            Sistem Informasi juga merupakan kombinasi dari sejumlah komponen (manusia, komputer, teknologi informasi) yang akan memproses data menjadi informasi untuk mencapai suatu sasaran atau tujuan (Kadir, 2003).­­­
             Hal senada juga dijelaskan oleh Sutedja, (2006) Sistem informasi merupakan kesatuan elemen-elemen yang saling berinteraksi secara sistematis dan teratur untuk menciptakan dan membentuk aliran informasi yang akan mendukung pembuatan keputusan dan melakukan control terhadap jalannya perusahaan.

Jadi dapat disimpulkan Sistem Informasi adalah kombinasi dari sejumlah komponen yang saling beriteraksi secara sistematis yang membentuk aliran informasi yang nantinya mencapai suatu sasaran atau tujuan.

       Kemudian definisi komputer saat ini bukanlah semata-mata sebagai alat hitung saja tetapi adalah suatu alat hitung dengan konstruksi elektronika yang mempunyai storage internal (tempat penyimpanan) dan bekerja dengan bantuan sistem operasi (operating system) menurut program-program yang diberikan kepadanya.

       Ada pula program yaitu rangkaian perintah yang sistematis yang disimpan dalam satu file sehingga menghasilkan satu hasil yang dikehendaki. (Abdul Kadir, 2000).

Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS yang akan dibahas pada bagian ini antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan “basis komputer” sebagai kata kuncinya.

CBIS atau Computer Base Information System, mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi , meskipun secara teoritis, penerapan sebuah sistem informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya, namun pada prakteknya dengan data dan kebutuhan informasi yang begitu kompleks maka peran teknologi komputer begitu dibutuhkan. Peran komputer  yang dikenal dengan istilah “computer based” digunakan untuk mengolah informasi dalam sebuah sistem maka disebut “Computer Base Information System” atau sistem informasi berbasis komputer.

CBIS diharapkan dapat menghasilkan informasi yang berkualitas, sehingga mempunyai  tujuan organisasi (user) dapat tercapai secara effisien dan efektif dengan hasil yang maksimal dalam proses yang optimal dan lima hal pokok  manfaat dari Sistem Informasi dalam pengendalian Manajemen Organisasi, adalah:




·                     Penghematan waktu (time saving)
·                     Penghematan biaya (cost saving)
·                     Peningkatan efektivitas (effectiveness)
·                     Pengembangan teknologi (technology development)
·                     Pengembangan personil akuntansi (accounting staff development)

Evolusi CBIS
Fokus awal pada data.

Komputer pertama pertama terbatas pada aplikasi akutansi (tahun 1950-an). Aplikasi akuntansi pertama, EDP (electronic Data Processing). EDP kemudian disingkat DP (data processing). Perusahaan menggunakan istilah sistem informasi akuntansi (SIA), sudah menghasilkan beberapa informasi sebagai hasil sampingan proses akuntansi.

Fokus baru pada informasi.


Tahun 1964 diperkenalkan komputer baru yang menggunakan sirkuit kepingan silikon yang mampu memproses lebih banyak. Mulai konsep penggunan komputer sebagai SIM (sistem informasi manajemen) untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Implementasi Sim malah gagal, kemudian kembali ke DP lagi.


Fokus pada komunikasi. 


Saat DSS berkembang, office Automation (OA) juga dikembangkan. OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas manajer dan pekerja kantor melalui alat-alat elektronik. OA awal magnetic tape, word processing, kemudian berkembang teleconferencing, voice mail, email, electronic calendering, fax,dll. OA dikenal dengan kantor maya (virtual office).


Fokus pada konsultansi.


Mulai dikembangkan aplikasi kecerdasan buatan khususnya sistem pakar sebagai seorang spesialis di suatu area, contohnya berfungsi sebagai konsultan manajemen, namun kecerdasannya tidak berkembang.

Diatasi dengan penggunaan jaringan saraf manusia yang merupakan analog matematik dan elektronik dari manusia. Kesemuannya dikenal dengan knowledge base system (sistem berbasis pengetahuan).









Referensi

Abdul Kadir, (2000), Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data, Andi, Yogyakarta.
Abdul Kadir. (2003). Pengenalan Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andy Offset.
Budi Sutedjo Dharma Oetomo, 2006, Perencanaan dan Pembangunan Sistem Informasi Sistem
            Informasi, Penerbit andi, Yogyakarta.
http://dokumen.tips/documents/8-konsep-cbis-55b3479f8454b.html. Diakses pada tanggal 08 November 2015
Laudon, Kenneth C dan Jane P. Laudon. 2007. Sistem Informasi Manajemen. Edisi ke-10. Terjemahan
            Chriswan Sungkono dan Machmudin Eka P. Jakarta: Salemba Empat.
Wahyono,. T. (2003). www.ilmukomputer.com
www. Informatika.web.id
www. dosenpendidikan.com
www. kuliah.dinus.ac.id 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar