#SIP Desain Sistem Informasi Psikologi
Sensation
seeking didefinisikan oleh Zuckerman (1994), sebagai kebutuhan untuk suatu perubahan, pengalaman baru, luar biasa dan
kompleks dan kesediaan mengambil resiko fisik dan resiko sosial hanya untuk
mendapatkan sebuah pengalaman.
Menurut Rachmana (2002), dorongan mencari sensasi
adalah sebuah sifat (trait) yang
ditandai dengan kebutuhan berbagai macam sensasi dan pengalaman-pengalaman yang
baru. Luar biasa dan kompleks serta kesediaan untuk mengambil resiko.
Menurut.Kopp,.et.al (2002), berpendapat bahwa individu pencari
sensasi sering bertujuan untuk mendapatkan kegairahan dan meningkatkan
rangsangan yang optimal dan akan cenderung mencari stimulus baru dan luar
biasa, mungkin saja berbahaya bagi orang lain dan yang akan menimbulkan
kecemasan dan perasaan tidak menyenangkan.
Karakteristik Sensation Seeking
Zuckerman (1994) menyatakan bahwa
individu dengan
tingkat sensation seeking atau
dorongan mencari sensasi tertentu memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
a.
Terlibat dalam aktivitas hidup beresiko
tinggi dalam kegiatan berolahraga, profesi, pekerjaan dan hobi.
b.
Menyukai situasi fobia yang umum,
seperti kegelapan, ketinggian, hedalaman dan hewan berbahaya.
c.
Mempunyai keberanian ekstrim.
d.
Menyukai segala hal yang menantang.
e.
Dapat menikmati segala sesuatu yang
berbahaya.
f.
Menganggap segala situasi kurang
beresiko.
g.
Terlibat dalam perilaku beresiko
kecenderungan melakukan hal yang berbahaya.
h.
Banyak melakukan spekulasi.
i.
Suka bepergian ke tempat berbahaya.
j.
Keluar dari situasinya karena tidak
mendapatkan stimulasi seperti yang diinginkan.
Sistem
Pakar Untuk Menerapkan Sensation
Bagian
diatas adalah proses penggunaan sistem pakar SRL, dimana pengguna PC/Laptop
yang terhubung dengan internet. User membuka website dan merequest ke website
server, kemudian website server merequest database. Database menampilkan
kembali data ke website sistem pakar dalam bentuk yang mudah dipahami.
Use Case
sistem pakar
Tampilan Aplikasi
1. Biodata
Diri
Minat
Referensi
Kopp-Gatzke, M. L., Raine, A., Loeber, R., Stouthamer-
Louber, M., Steinhauer, R. S. (2002). Serious delinquent behavior, sensation
seeking, and elektrodermal arousal. Journal
of abnormal child psychology, 30, 5, 477-486
Rachmana, R. S. (2002). Dorongan mencari sensasi dan
perilaku pengambilan resiko pada mahasiswa. Jurnal
psikologika, Vol 7, No. 14.
Zuckerman, M. (1994). Behavioral expressions and biosocial bases of sensation seeking. New
York: Cambridge Press.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar